Rindu,
sebetulnya tak patut aku berkata begitu,
tak punya hak aku untuk sekedar merasakamu,
memang siapa aku?
Aku hanyalah anak kecil
yang tiba-tiba bertemu dengan cinta,
gagap seketika dan kaku seperti tiang telpon usang di pinggiran jalanan,
tapi hatiku meriang, meriang,
seketika panas seketika dingin,
tak tentu apa rasanya, tak tahu apa rasanya,
tak ada obat di kotak P3K yang mempan terhadapnya,





